MAKANAN TRADISIONAL PALEMBANG KAJIAN FUNGSI DAN NILAI BUDAYA

Pengarang: 

ERNATIP

Penerbit: 

BPSNT PADANG PRESS

Tahun Terbit: 

2010

Daerah/Wilayah: 
Sumatera Selatan
Rak: 

KUL - 641.5 (640-649)

ISSN/ISBN: 

978-602-8742-13-9

Jumlah Halaman: 
146

Makanan tradisional Palembang cukup banyak tetapi yang sangat populer adalah pempek dan kemplang atau kerupuk. Selain pempek, kemplang dan kerupuk masih ada lagi makanan tradisional Palembang yang cukup terkenal yakni kue maksuba dan kue 8 jam. Dua jenis kue ini sangat pamiliar di kalangan masyarakat Palembang karena kue tersebut adalah sebagai simbol bakti anak terhadap orang tua dan mertua. Maksudnya ada semacam keharusan masyarakat Palembang terutama pada setiap menjelang lebaran mengantarkan makanan tersebut untuk orang tua dan mertua. Makanan tradisional pempek terbuat dari tepung sagu cap tani dan ikan (belida, tenggiri atau gabus). Dari bahan dasar tersebut, bisa membuat bermacam-macam pempek seperti pempek lenjer, kapal selam, telur, pastel, tahu, dan masih banyak lagi jenis pempek lainnya. Teknologi pembuatan makanan masih menggunakan teknologi tradisional. Makanan tradisional Palembang walaupun sudah menjadi barang dagangan, namun makanan itu masih menjadi makanan khas dalam upacara adat. Makanan yang disajikan dalam suatu perayaan, cara menyajinya saja yang berbeda, masalah rasa sama.

MAKANAN TRADISIONAL PALEMBANG KAJIAN FUNGSI DAN NILAI BUDAYA