POLA PEMUKIMAN DAN KEHIDUPAN SOSIAL EKONOMI MASYARAKAT BAJOU DAERAH SULAWESI SELATAN

Pengarang: 

Drs. MUH. YUNUS HAFID

Penerbit: 

DEPARTEMEN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN RI

Tahun Terbit: 

1996

Daerah/Wilayah: 
Sulawesi Selatan
Rak: 

3.4(300-31

POLA PEMUKIMAN DAN KEHIDUPAN SOSIAL EKONOMI MASYARAKAT BAJOU DAERAH SULAWESI SELATAN

Pada umumnya masyarakat Bajou menggantungkan sumber hidupnya di laut (nelayan). Begitu eratnya hubungannya dengan laut, sehingga kadangkala mereka disebut juga orang laut. Dengan demikian secara sepintas lalu kehidupan sosil ekonomi dan pola pemukiman mereka tidak berbeda dengan masyarakat Bugis yang ada di sekitarnya. Pola pemukiman dalam bentuk perkumpulan yaitu mereka mengelompok di pantai Dusun Bajou dengan bermukim diatas tanah yang ketika air pasang tergenang air laut, tetapi pada waktu pasang surut, timbul tanah yang dapat dibuat pertapakan untuk didirikan rumah panggung. Kehidupan sosial ekonomi mereka khususnya mata pencaharian yaitu pada umumnya nelayan. Stratifikasi sosial mereka dahulu dikenal dengan penggolongan masyarakatnya kedalam kelompok Lolo Bajou (bangsawan), Punggawa Bajou, Anak Bajou dan Ata’Bajou. Disamping itu mereka mengenal juga sistem pelapisan yang menyerupai patron clink yaitu punggawa dan sawi. Mereka juga mengenal upacara tradisional seperti upacara mendirikan rumah, upacara memasuki rumah dan upacara yang berkaitan dengan daur hidup.

POLA PEMUKIMAN DAN KEHIDUPAN SOSIAL EKONOMI MASYARAKAT BAJOU DAERAH SULAWESI SELATAN