ESSI HERMALIZA, NURMILA KHAIRA, HARVINA, TITIT LESTARI, AGUS BUDI WIBOWO
BPNB BANDA ACEH
2013
MSD - 746.4 (740 - 749)
978-602-9457-27-8
Kasab merupakan hasil kerajinan yang dihasilkan dari tangan-tangan terampil perempuan Aceh. Kerajinan ini bukan kerajinan asli Aceh Selatan, akan tetapi adalah hasil asimilasi budaya yang masuk dari Gujarat, India, Monghul dan Cina. Proses pengerjaan kasab meliputi beberapa tahapan yaitu melukis motif, menjahit bahan pada kain pembantu, pasang di pemedangan, menjahit kasab sesuai motif, menambahkan kambi untuk merapikan kasab isi, melepas kain bantu dari pemedangan dan mem-bilai. Kasab merupakan media komunikasi satu arah melalui simbol yang ada di dalamnya menyimpan pesan tentang kehidupan dalam berkeluarga yang tidak selamanya lancar. Oleh karena itu para petua terdahulu menyimpan setiap pesan itu untuk dapat dibaca oleh setiap generasi dan tentunya berguna bagi kehidupan mereka, terutama saat mereka masuk ke jenjang pernikahan. Sampai saat ini kasab tetap digunakan oleh masyarakat dan terus berkembang. Namun kasab mengalami perubahan dalam hal pemilihan bahan sesuai perkembangan zaman dan mengalami pergeseran dalam hal fungsi yang menjadi lebih longgar.