YONDRI, ROIS LEONARD ARIOS, ERRIC SYAH
BPSNT PADANG
2007
UNG - 398 (390-399)
978-979-9388-80-3
Pada waktu dahulu di daerah Musi Rawas, penanaman nilai-nilai tatakrama kepada generasi muda disampaikan melalui ungkapan-ungkapan tradisional. Penanaman nilai tatakrama melalui ungkapan-ungkapan tradisional tersebut dimulai dari dalam keluarga yaitu dari orangtua kepada anak dan juga di dalam lingkungan sosial seperti di dalam dusun atau kampung. Ungkapan-ungkapan tradisional di Kelurahan Terawas, selain merupakan ungkapan asli daerah tersebut, juga dipengaruhi oleh ungkapan-ungkapan dari daerah lain seperti Minangkabau. Penanaman nilai-nilai tatakrama melalui ungkapan-ungkapan tradisional ini merupakan cara yang efektif, karena tidak disampaikan secara langsung melalui kiasan-kiasan dan perumpamaan-perumpamaan, sehingga si objek yang dituju tidak merasa malu dan tersinggung. Fungsi utama ungkapan tradisional di Kelurahan Terawas, seperti juga di daerah lain adalah untuk menanamkan nilai-nilai budaya kepada generasi muda. Tetapi kenyataannya pada masa sekarang, para generasi muda di Kelurahan Terawas tidak ada lagi yang mengenal ungkapan-ungkapan tradisional daerahnya sendiri, padahal ungkapan-ungkapan tradisional tersebut merupakan aset kebudayaan yang memiliki dan mengandung nilai dan ajaran yang sangat bagus dan bermanfaat, sehingga seharusnya harus dapat dilestarikan dan dikembangkan.