SOEGITO
DEPARTEMEN SOSIAL JAKARTA
1999
MAT - 307.72 (300-309)
-
Masyarakat desa Parabubu dapat diidentifikasikan sebagai masyarakat terasing karena sebagian warga hidup secara tersebar dalam kelompok-kelompok kecil di daerah perbukitan sehingga sulit memperoleh pelayanan umum yang layak di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi dan keagamaan. Akibatnya mereka hidup terbelakang dibandingkan dengan penduduk Indonesia pada umumnya. Kondisi fisik wilayah yang berbukit dan bergunung menyebabkan terbatasnya lahan yang dapat dimanfaatkan baik untuk pemukiman maupun untuk usaha tani. Masyarakat desa Parabubu menyambut positif pembangunan SPS di detu Sokoria, dengan kesadaran bahwa mereka akan dapat mencapai kehidupan yang lebih baik terutama dalam bidang pendidikan, kesehatan dan usaha taninya. Disamping itu juga, masyarakat menyambut positif rencana permukiman secara in situ di detu Sokoria karena kawasan tersebut telah menjadi nua kedua. Oleh sebab itu, rencana permukiman dinilai dapat membedakan mereka dengan lahan usaha taninya.