JID. PATIANOM, H.J. ULAEN, DKK
DEPARTEMEN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
1992
KTE - 900 (900-909)
-
Penulisan sejarah sosial dimaksudkan sejarah sekelompok manusia dengan etnis tertentu yang berperan sebagai pendukung kebudayaan lokal. Dari segi sosial, Palangkaraya dapat dibagi kedalam beberapa segi meliputi Palangkaraya sebagai kota pegawai, Palangkaraya sebagai pusat pendidikan. Palangkaraya merupakan kota model, dimana bertemunya suku-suku bangsa Indonesia dari bagian barat dan timur, utara dan selatan dengan bermacam-macam agama. Di kalangan suku Dayak terdapat perhimpunan seperti warga Pangkalan Bun, Barito dan Katingan. Perhimpunan mereka tidak bersifat resmi atau kadangkala sesudahnya mereka mengadakan pertemuan khusus antar warga mereka denganadat yang berlaku dari daerah mereka.