UNGKAPAN TRADISIONAL DAERAH MALUKU

Pengarang: 

TIM PENULIS

Penerbit: 

DEPARTEMEN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN

Tahun Terbit: 

1991

Daerah/Wilayah: 
Maluku
Rak: 

UNG - 398 (390-399)

ISSN/ISBN: 

-

Jumlah Halaman: 
126

Bahwa masyarakat di pulau Ambon dan kepulauan Lease; yang berbahasa daerah Ambon dan di pulau Ternate mengenal pula tradisi lisan dalam bentuk ungkapan-ungkapan.maknanya bersifat instruktif, imperatif ataupun preventif. Makna yang terkandung di dalamnya ada yang diungkapkan secara terselubung, misalnya dengan arti kiasan atau metafora tetapi ada juga yang secara wajar. Dalam kedua bahasa daerah tersebut, ungkapan tradisional mempunyai bentuk dan gaya kadang-kadang sulit dicapai dalam bahasa Indonesia. Oleh karena itu terjemahannya ke dalam bahasa Indonesia tidak dapat dilakukan secara harfiah sepenuhnya. Untuk itu diadakan terjemahan bebas dan diusahakan tidak jauh menyimpang dari arti ungkapan yang sebenarnya. Ungkapan tradisional yang diinventarisasi dan diteliti adalah yang jelas mempunyai kaitan dengan nilai-nilai didalam Pancasila. Didalamnya terdapat ajaran yang menjunjung tinggi nilai ketuhanan, nilai kemanusiaan, nilai persatuan, nilai kerakyatan, dan nilai keadilan sosial. 

UNGKAPAN TRADISIONAL DAERAH MALUKU