TIM KOORDINASI SIARAN DIR JEN
DEPARTEMEN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
1992/1993
2.1(300-31
ANEKA RAGAM KHASANAH BUDAYA NUSANTARA IV
Budaya Indonesia yang beraneka ragam merupakan kekayaan yang perlu dilestarikan dan dikembangkan terus menerus guna meningkatkan ketahanan budaya dan dapat dimanfaatkan untuk menunjang wisata budaya. Penerbitan Aneka Ragam Khasanah Budaya Nusantara jilid IV ini dilaksanakan mengingat informasi tentang aneka ragam kebudayaan Indonesia ini sangat kurang. Buku ini berisi tentang : 1. Permuseuman dan Kepurbakalaan terdiri dari : Tujuh Prasasti Yupa dari Kalimantan Timur, Fosil-fosil Manusia Purba di Sangiran, Nisan-nisan Makam dari Samudera Pasai, Makam Raja-raja Selaparang Lombok NTB, Candrasangkala dalam Masyarakat Jawa, Uma Lulik di Timor-Timur, Istana Kerajaan SiakSri Indrapura, Tinggalan Kepurbakalaan di Garut Jawa Barat, Bengkel Batu Nenek Moyang di Goa Liang Bua, Keraton Walio di Pulau Buton, Kompleks Makam Fatimah Binti Maimun di Leran, Kompleks Megalitik di Sumatera Selatan, Yoni Besar dari Mojokerto, Arca Amoghapasa dari Rambahan Sumatera Barat, Tradisi Megalitik di Flores NTT, Tamansari Gunongan Banda Aceh, Prasasti Airlangga di Calcutta, Mesjid Nurul Insan Kerajaan Iha di Saparua Maluku Tengah, Kapak Batu dan Kapak Perunggu dari Danau Sentani Irian Jaya, Benteng dan Makam Pahlawan Raden Intan II di Lampung, Kutara Manawa Kitab dari Jaman Majapahit. 2. Sejarah dan Nilai Tradisional terdiri dari : Perahu Bidar Sumatera Selatan, Triloka Catur Sembah menurut Wedhatama, Nilai Arsitektur Bangunan di Kalimantan Barat, Ajaran Mengenai Diri Manusia Menurut Serat Sukma Supana, Ragam Hias Iket;Blangkon atau Tutup Kepala, Serat Hendra Laksita, TeunoMatarumah Anak Negeri Ihamahu di Maluku, Waroge; Arti dan Lambang dalam Masyarakat Baduy, Permainan Belincar di Kalimantan Timur, Dasa Nama Dalam Pewayangan, Adat dan Upacara Perkawinan di Sulawesi Utara, Upacara Adat Pendirian Rumah di Sulawesi Selatan, Rumah Tradisional Baduy Dalam, Ajaran Budi Luhur menurut Serat Wira Wiyata, Simbolisasi Kereta dalam Kehidupan Manusia, Fuya; Pakaian Tradisional Toraja, Masyarakat Jawa Pedesaan Menurut Layang Sri Juwita, Proses Pembuatan Kain Tenun Sumba, UpacaraTradisional "Pukul Sapu" (sapu dance) diNegeri Mamala Maluku Tengah, UpacaraTradisional Penobatan Kepala Adat Sabu Seba, Alat Penangkap Ikan Tradisional Bagang di Sulawesi Selatan, Serat SriYatna; Ajaran Untuk Anak, Wayang dan UpayaPelestariannya, Upacara Paburungan Upaya Mencari Firasat Suku Daya Kendayan, Uang Indonesia dari Masa ke Masa, Arti dan Fungsi Ragam Hias Manusia Pada Kain Tenun Nusantara, Keistimewaan Penanggalan Jawa Karya Sultan Agung, Isi Naskah Nagarakertagama dari Abad XIV, Makna Ungkapan Sangkan Paraning Dumadi. 3. Kesenian terdiri dari : Wayang Gantung Muk Nyiau Hi, Angguk Kesenian Rakyat Desa Garongan, Genggong Batuan, Nong Nong Kling; Kesenian Rakyat Bali, Kesenian Gekbreng, Teater Tradisional Rakyat Jawa Barat, Krumpyung Teater Rakyat Yogyakarta, Nandai Batebah; Teater Tutur diBengkulu. 4. Bahasa dan Kesusastraan terdiri dari : Etika dalam Sastra Makassar, Babad Pasek Kayu Selem, Unsur Tasawuf Dalam Suluk Seh Ngabdul Salam, Serat Makutha Raja, Silsilah Leluhur Para Ksatria Taman Bali, Meopalo Karelae : Kucing Keramat Pelindung Batu Sang Hiang Sri.