TIM KOORDINASI SIARAN DIR JEN
DEPARTEMEN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
1994/1995
2.1(300-31
ANEKA RAGAM KHASANAH BUDAYA NUSANTARA VI
Budaya Indonesia yang beraneka ragam merupakan kekayaan yang perlu dilestarikan dan dikembangkan terus menerus guna meningkatkan ketahanan budaya dan dapat dimanfaatkan untuk menunjang wisata budaya. Penerbitan Aneka Ragam Khasanah Budaya Nusantara jilid VI ini dilaksanakan mengingat informasi tentang aneka ragam kebudayaan Indonesia ini sangat kurang. Buku ini berisitentang : 1. Permuseuman dan Kepurbakalaan terdiri dari : Bentuk Nisan Islam di Indonesia, Candi Singosari; Didirikan Dalam Pemerintahan Raden Wijaya, Candi Jago dari Masa Singosari, Candi Badut di Malang; Candi Tertua di Jawa Timur, Candi Plaosan Lor di Timur Candi Sewu, Candi Naga di Kompleks Penataran Blitar Jawa Timur, Genta Perunggu Zaman Hindu Buddha di Indonesia, Istana Kasultanan Ternate, Katambung Alat Musik Tradisional Kalimantan Tengah, Lampu Gantung Perunggu di Jawa, Manik-manik di Indonesia, Museum Perumusan Naskah Proklamasi, Naskah Cerita Calon Arang dari Zaman Raja Airlangga, Pulau Onrust Sebagai Situs Cagar Budaya di Kepulauan Seribu, Ragam Hias Masjid Mantingan di Jepara, Situs Sangiran di Jawa Tengah Sebagai Pusat Kegiatan Manusia Purba, Tenunan Tradisional dari Sulawesi Selatan, Tinggalan Megalitik Batu Berak di Lampung; Situs Pemukiman; Pemujaan dan Penguburan, Tata Ruang Istana Raja di Jawa, Tradisi Budaya Megalitik di Sumba dan Masyarakatnya. 2. Sejarah dan Nilai Tradisional terdiri dari : Ajaran Luhur Dalam SeratDarmo Wasito Karya Mangku Negara IV, Ajaran Kehidupan Manusia dalam serat Pepali Ki Ageng Selo, Arsitektur Tradisional daerah Sulawesi Utara, Adat dan Upacara Perkawinan Suku Toraja di SulawesiSelatan, Bundo Kanduang; Ibu Sejati Menurut Adat Minangkabau, Kisah Berdirinya Keraton Yogyakarta, Ketupat Sebagai Karya dan Ungkapan Budaya,Makna Huruf Jawa Pada Kata"Hurif" dan "Gessang", Makna Ajaran "Wong Urip Iku Mung Mampir Ngombe", Musik Tradisional Batak Toba, Makna Wangsit dalam Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa, Nilai Arsitektur Rumah Tinggal di Daerah Bengkulu, Nilai-nilai Luhur dalam Ajaran Uis Neno di Timor Tengah Utara, Peranan Tongkat Panaluan dalam Masyarakat Batak, Pengobatan Tradisional di Daerah Istimewa Yogyakarta, Upacara Motahele atau Upacara Mogana di Sulawesi Selatan, Upacara Balia Mounda di Desa Petata di Sulawesi Tengah. 3. Kesenian terdiri dari : Matolo; Jenis Teater Tutur dari Sulawesi Selatan, Tetimbai; Teater Tutur Tradisional daerah Lampung, Topeng Salangit; Seni Teater Tradisional Cirebon Jawa Barat, Tingkilan; Musik Tradisional Kalimantan Timur. 4. Bahasa dan Kesusasteraan terdiri dari : Hikayat Pocut Muhammad, Kitab Al Zahri Al Basimi Fi At wa Riabil Qasim, Kesaktian dan Keindahan Bahasa Dalam Geguritan Mladprana, Modinggu dan Tari Ndengu-ndengu di Kabupaten Tolaka Sulawesi Tenggara, Rai Jawi; Teater Tutur Tradisional Nusa Tenggara Timur, Syair Talimaa; Musik Tradisional Kalimantan Barat, Si Gadih Ranti Jo Bujang Saman, Sastra Jendra Hayuningrat Pangruwating Diyu, Tokoh Bagas Marhusor dari Tapanuli dalam Naskah Cerita Batak, Tari JepenTepian; Tari Tradisional dari Kalimantan Timur, Tiga Kulano dari Dagho; Kumpulan Cerita sangir Talaud.