NIAN S. DJUMENA
DJAMBATAN
1990
RKE - 746.6 (740-749)
979-428-139-5
Seni batik adalah salah satu kesenian khas Indonesia yang telah ada sejak berabad-abad lamanya hidup dan berkembang, sehingga merupakan salah satu bukti peninggalan sejarah budaya bangsa Indonesia. Membatik pada dasarnya sama dengan melukis di atas sehelai kain putih. Sebagai alat melukis dipakai canting dan sebagai bahan melukis dipakai cairan malam. Teknik yang digunakan yaitu teknik resist dye yang sudah lama dikenal diberbagai negara. Di Indonesia, teknik ini disempurnakan dengan penggunaan canting sebagai alat melukis dan malam sebagai perintang warna dan, dinamakan membatik, yang menghasilkan kain atau batik dengan mutu yang tinggi. Untuk membatik yang lebih murah, maka diciptakan pula alat cap sebagai pengganti canting yang mempercepat proses pembatikan. Corak batik dari masing-masing daerah pembatikan mempunyai ciri khasnya masing-masing. Dari sehelai batik dapat terungkap segala sesuatu tentang daerah pembuat batik tersebut seperti keterampilan, selera, sifat, letak geografis dan sebagainya. Disamping daerah utama pembatikan seperti Solo, Yogyakarta, Cirebon, Pekalongan,dan sebagainya, Ungkapan sehelai Batik/Batik its Mistery and Meaning, masih ada daerah-daerah pembantikan lain yang pernah mengenal masa jayanya pada masa lampau.