DR. A.H. NASUTION
PT GUNUNG AGUNG
1983
BSL - 923.5 (920-929)
-
Buku Nasution Jilid ketiga berjudul ”Masa Pancaroba Pertama”, berisikan masa pancaroba yang oleh Presiden Soekarno disebut "pancakrisis" atau masa survival terhadap serangan-serangan baik dari luar maupundari dalam negeri sendiri, peristiwa 17 Oktober 1952, masa meluasnya pemberontakan di Indonesia, sehingga seperenam bagian dari daerah Republik Indonesia lepas dari kendali penguasaan pemerintahan pusat Republik Indonesia secara de facto, masa ini dua kali menjabat KSAD, tapi diseling dengan non-aktif dari tugas sebagai TNI. Dalam masa non aktif itu DR. A.H. Nasution ikut menjadi calon dalam pemilu 1955 dari IPKI dengan program partai "Kembali kepada UUD 1945". Jilid ini mengungkapkan beberapa peristiwa yang pernah dialami oleh A.H. Nasution meliputi Prolog Peristiwa 17 Oktober 1952; Konfrontasi DPR-TNI Khususnya Pimpinan AD; Peristiwa 17 Oktober 1952; Pimpinan AD Menyatakan Memikul Sepenuhnya dan Bertanggungjawab Atas Peristiwa 17 Oktober 1952; Masa Non-Aktif -- Masa Lepra I; Mengkaji Keamanan Dalam Negeri; Terjun ke Bidang Politik --Pemilu 1955; AD Kembali Utuh -- Tampil Sebagai Kekuatan Sosial-Politik; KSAD Untuk Kedua Kalinya.