KONSERVASI CAGAR BUDAYA BERBAHAN KAYU DENGAN BAHAN TRADISIONAL

Pengarang: 

NAHAR CAHYANDARU

Penerbit: 

BALAI KONSERVASI PENINGGALAN BOROBUDUR

Tahun Terbit: 

2010

Daerah/Wilayah: 
Daerah Khusus Ibukota Jakarta
Rak: 

ART - 720.8.363.6 (720-729)

ISSN/ISBN: 

978-602-98592-1-8

Jumlah Halaman: 
55

Penggunaan bahan tradisional tembakau, cengkeh dan pelepah pisang telah diketahui efektif sebagai bahan konservasi untuk cagar budaya kayu. Bahan tersebut telah terbukti secara ilmiah baik efektivitasnya dan kandungan bahan aktifnya. Pembuktian ilmiah dalam hal efektivitas dan senyawa aktif dalam bahan tradisional mampu mengungkap kearifan nenek moyang. Perkembangan teknologi seringkali menggeser kearifan budaya tersebut sehingga semakin sedikit yang ditransformasikan ke generasi selanjutnya. Umumnya praktek kearifan lokal memiliki keunggulan dalam hal ramah lingkungan, sumber bahan yang terbarukan dan ketepatan dosis. Berbagai kearifan lokal yang dapat dimanfatkan dalam konservasi benda cagar budaya penting untuk dikaji dan dikembangkan sebagai kekayaan budaya bangsa.

KONSERVASI CAGAR BUDAYA BERBAHAN KAYU DENGAN BAHAN TRADISIONAL