MIMBAR PENYULUHAN KEPERCAYAAN TERHADAP TUHAN YME KOMUNIKASI YANG MANTAP DALAM KERUKUNAN

Pengarang: 

TIM PROYEK INVENTARISASI KEPER

Penerbit: 

DEPARTEMEN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN JAKARTA

Tahun Terbit: 

1986/1987

Daerah/Wilayah: 
Daerah Khusus Ibukota Jakarta
Rak: 

1.5 (200-2

Komunikasi dalam kerukunan antar penghayat kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa hendaknya berpedoman pada sikap mewujudkan lahir utusan batin. Dalam mewujudkannya itu didasari hati yang bersih, memperhatikan suara hati nurani dan mengejawantahkan budi luhur dalam tutur kata dan tingkah laku. Dengan komunikais berupa kerukunan antara sesama penghayat kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa dapat ditingkatkan pengetahuan dan pengalaman bidang spiritual yang dapat membina keteguhan dan kewaspadaan batin, menghaluskan budi menuju kebersihan jiwa dan kedewasaan rohani. Dengan komunikasi dalamkerukunan antara sesama penghayat kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa dapat terjadi suatu proses pendalaman dan perkembangan penghayatan kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa dalam lingkungan yang lebih luas. Melalui kerukunan tempat untuk berkomunikais antar sesama penghayat kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan untuk melaksanakan penghayatn dikenal dengan nama : sasana, wisma, pendapa, padepokan, pawiyatan dan lain sebagainya.

MIMBAR PENYULUHAN KEPERCAYAAN TERHADAP TUHAN YME KOMUNIKASI YANG MANTAP DALAM KERUKUNAN