NASIONALISME MASYARAKAT MANDAR SEJARAH KELASKARAN GAPRI 5.3.1 DI MANDAR TAHUN 1945-1949

Pengarang: 

ST. JUNAEDA, NASIHIN, SUKIMAN S, NURLIA, JUMRIATI

Penerbit: 

BPNB MAKASSAR

Tahun Terbit: 

2013

Daerah/Wilayah: 
Sulawesi Selatan
Rak: 

HIS - 907.2 (900-909)

ISSN/ISBN: 

978-602-263-041-8

Jumlah Halaman: 
229

Perjuangan GAPRI 5.3.1 dilandasi oleh semangat perjuangan agama Islam dalam melawan praktik penindasan yang dilakukan oleh Belanda terhadap masyarakat Baruga khususnya dan Mandar pada umumnya. Ketika semangat perjuangan agama telah terwujud dalam melawan praktik penindasan yang dilakukan oleh Belanda, maka semangat perjuangan itu sedikit demi sedikit bergeser pada keniscayaan sebuah identitas kebangsaan yang plural. Kesadaran inilah yang pada akhirnya semakin kuat mendorong perjuangan GAPRI 5.3.1 dalam meweujudkan tujuan dasarnya yakni mempertahankan Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia. Kode 5.3.1 dalam GAPRI ini adalah sebuah penegasan terhadap identitas perjuangan kelembagaan ini. Istilah Gabungan Pemberontakan adalah semata-mata ditujukan kepada pihak Belanda, karena sepenuhnya GAPRI 5.3.1 adalah kumpulan dari berbagai jenis masyarakat yang secara tegas memberontak terhadap praktik penindasan dan praktik pengambilalihan kekuasaan oleh Belanda atas Indonesia. Sedangkan identitas Rakyat Indonesia, adalah sebuah penegasan terhadap perjuangan rakyat Mandar sebagai bagian dari rakyat Indonesia untuk mempertahankan Proklamasi Kemerdekaan Indonesia dari proses pengambilalihan kekuasaan yang dilakukan oleh Belanda. 

NASIONALISME MASYARAKAT MANDAR SEJARAH KELASKARAN GAPRI 5.3.1 DI MANDAR TAHUN 1945-1949