PEMBINAAN BUDAYA DALAM LINGKUNGAN KELUARGA DI DAERAH JAWA TENGAH

Pengarang: 

DRA. HARTATI PRAWIRONOTO

Penerbit: 

DEPARTEMEN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN

Tahun Terbit: 

1994/1995

Daerah/Wilayah: 
Jawa Tengah
Rak: 

3.2(300-31

PEMBINAAN BUDAYA DALAM LINGKUNGAN KELUARGA DI DAERAH JAWA TENGAH

Pada umumnya tipe keluarga yang ada dalam masyarakat Banyumas adalah keluarga inti yang terdiri dari suami, istri dan anak-anak. Dalam penarikan garis keturunan, masyarakat banyumas sebagaimana halnya masyarakat Jawa pada umumnya mengambil konsep bilineal. Dalam masyarakat Banyumas keluarga mempunyai tiga fungsi, yaitu fungsi sosial, ekonomis, dan psikologis. Dalam hal penanaman nilai budaya keluarga cara yang umumnya digunakan adalah memberikan teguran (nasihat), memberikan contoh dan memberikan rangsangan berupa hadiah dan pujian. Ada perbedaan antara keluarga priyayi dan non priyayi dalam hal penanaman nilai kemandirian. Pelaku utama dalam pembinaan nilai budaya dalam keluarga adalah orang tua, terutama ibu.Ada 3 media yang dipakai dalam pembinaan budaya dalam keluarga, yaitu media dongeng, ungkapan dan pantangan.

PEMBINAAN BUDAYA DALAM LINGKUNGAN KELUARGA DI DAERAH JAWA TENGAH