ABDUL NASHIR, ZAENAL MUTTAQIEN
DEPARTEMEN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
1995/1996
ETK - 306.4 (300-309)
-
Masyarakat Jakarta yang multi etnik, generasi kebudayaan keduanya tidak sekeras generasi pertama (kaum perantau). Inipun dapat dilihat masyarakat Cinanya bahwa yang lebih maju adalah masyarakat Cina yang berasal dari luar Jakarta, seperti Cina dari Medan, Pontianak, Jawa Tengah dan Jawa Timur. Dalam industri persaingan itu akan menghasilkan produk yang bermutu tinggi dan berharga murah, dalam perusahaan akan timbul efisiensi. Dalam pendidikan akan lahir sumber daya manusia yang unggul. Secara umum kita telah merasakan hasil-hasil pembangunan. Akan tetapi kalau kita berpikir objektif apa yang telah kita capai masih jauh tertinggal dari apa yang dicapai negara-negara berkembang lainnya seperti Malaysia, Thailand dan Taiwan. Mereka telah dapat menerobos pasar internasional sedangkan kita masih bergelut dengan pemenuhan kebutuhan dalam negeri. Pemerintah berupaya mengadakan deregulasi ke deregulasi namun belum mampu mengadakan deregulasi yang integral untuk mengembangkan kompetisi yang sehat dalam masyarakat. Di lingkungan pegawai negeri, etos kerjanya yang mengacu kepada produktifitas umumnya masih rendah. Hanya sebagian Departemen seperti Departemen Keuangan dan jajarannya nampak produktifitasnya lebih tinggi dibandingkan Departemen-Departemen lainnnya. Sedangkan etos kerja karyawan swasta cukup tinggi apalagi karyawan swasta perusahaan asing, hal ini disebabkan sistem kerjanya bagaikan mata rantai khususnya di sektor produksi (seperti pabrikdan juga adanya bonus dari perusahaan). Dan yang terpenting kedisiplinanya cukup ketat sehingga bila ada karyawan yang malas dapat di berhentikan atau di PHK. Jadi secara umum etos kerja itu dapat lebih meningkat bila didukung oleh adanya insentif (bonus) uang diikuti oleh disiplin kerja yang tinggi di samping adanya tantangan atau ancaman yang memaksa masyarakat tersebut untuk mengatasinya, dengan sendirinya etos kerja yang tinggi, mereka akan terlempar dari arena pertarungan kehidupan.