DRS. K. PERMADI, S.H
DEPARTEMEN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN JAKARTA
1984/1985
1.5(200-29
SERI PEMBINAAN (41) SARANA DAN PRASARANA PENGHAYAT KEPERCAYAAN TERHADAP TUHAN YANG MAHA ESA
Dengan uraian-uraiantersebut di atas jelaslah bahwa sarana dan prasarana bagi masyarakat penghayat kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa masih belum seluruhnya dapat di wujudkan oleh penghayat kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa sendiri, sehingga dalam hal ini diperlukan adanya keterlibatan pihak-pihak yang berhubungan dengan pembinaan perikehidupan masyarakat penghayat untuk menunjang keberadaan masyarakat penghayat itu sendiri. Dengan keterlibatan tersebut, diharapkan saranadan prasarana bagi para penghayat dapat segera terwujud dalam pengertianbahwa pelaksanaan kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa dapat diterima oleh masyarakat luas.