SOSIALISASI CALON PENERIMA FASILITASI PENGEMBANGAN RBN

mso-tstyle-rowband-size:0;
mso-tstyle-colband-size:0;
mso-style-noshow:yes;
mso-style-priority:99;
mso-style-qformat:yes;
mso-style-parent:"";
mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt;
mso-para-margin-top:0in;
mso-para-margin-right:0in;
mso-para-margin-bottom:10.0pt;
mso-para-margin-left:0in;
line-height:115%;
mso-pagination:widow-orphan;
font-size:11.0pt;
font-family:"Calibri","sans-serif";
mso-ascii-font-family:Calibri;
mso-ascii-theme-font:minor-latin;
mso-fareast-font-family:"Times New Roman";
mso-fareast-theme-font:minor-fareast;
mso-hansi-font-family:Calibri;
mso-hansi-theme-font:minor-latin;}

SOSIALISASI CALON PENERIMA FASILITASI PENGEMBANGAN

RUMAH BUDAYA NUSANTARA TAHUN 2014

 

Sosialisasi Calon Penerima Fasilitasi PengembanganRumah Budaya Nusantara Tahun 2014 yang diselenggarakan oleh Direktorat Sejarah dan Nilai Budaya Direktorat Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Kegiatan ini dilaksanakan dari tanggal 18 – 20 Juni 2014 di Puri Avia Resort Jl. Raya Cipayung Bogor Jawa Barat.

Acara diawali dengan revisi proposal yang telah dinyatakan lulus verifikasi dan layak untuk menerima bantuanterutama dalam hal penyusunan rincian anggaran. Ada 16 rumah budaya yang telah ditetap sebagai calon penerima fasilitasi pengembangan rumah budaya nusantara tersebut. Untuk wilayah Kerja BPNB Pontianak, kali ini yang mendapat fasilitasi Pengembangan Rumah Budaya Nusantara berasal dari Propinsi Kalimantan Tengah yaitu Lembaga Kursus dan Pelatihan Sevrika Sekar Arum Jl. Mahir Mahar No, 17 RT 07/ RW 02 Kelurahan Kelampangan Kecmatanm Sabangau Kalimantan Tengah. Kalimantan Tengah merupakan salah satu wilayah kerja BPNB Pontianak yang dihadiri oleh Ibu Nanik Aringsih sebagai Ketua LPK Sevrika Sekar Arum dan didampingi oleh Asnaini sebagai wakil dari BPNB Pontianak.

Selanjutnya acara sosialisasi ini dibuka secara resmi oleh Dirjen Kebudayaan, Bapak Kacung Maridjan. Namun sebelumnya diawali dengan laporan dari Direktur Sejarah dan Nilai Budaya Direktorat Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Bapak Endjat Djaenudradjat selaku pengampu kegiatan ini.

Kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi dengan narasumber seperti dari Universitas Indonesia, Inspektorat Jenderal Kebudayaan dan Kanwil Perpajakan. Materi ini disampaikan oleh orang-orang yang pakar di bidangnya dan sekaligus merupakan bekal bagi para penerima bantuan untuk melaksanakan kegiatan sesuai dengan RAB yang telah mereka susun di dalam proposalnya.