Generasi Muda, Ayo Kenali dan Catat WBTB
Pontianak – Pada hari ini di aula BPNB Pontianak tengah berlangsung kegiatan Sosialisasi Pencatatan WBTB. Kegiatan yang sudah berlangsung dari hari Minggu, 11 Oktober 2015 dan akan berakhir tanggal 14 Oktober 2015 ini diikuti oleh peserta dari kalangan mahasiswa yang berasal dari beberapa perguruan tinggi seperti Universitas Tanjungpura, IAIN Pontianak dan Universitas Panca Bakti. Selain melibatkan mahasiswa, kegiatan ini juga melibatkan para penulis muda dari Klub Menulis Pontianak. Pelibatan generasi muda dalam kegiatan sosialisasi pencatatan WBTB sendiri merupakan hal yang baru karena selama ini kegiatan ini lebih menyasar pada keterlibatan dinas pendidikan dan kebudayaan, pemerhati dan pelaku seni, budayawan serta stake holder terkait lainnya. Dengan mengenalkan WBTB kepada generasi muda diharapkan tumbuh kepedulian terhadap kekayaan budaya daerahnya dan pada akhirnya mereka mau dan bisa terlibat langsung dalam upaya pelestarian dengan melakukan pencatatan WBTB.
Sesuai dengan tema yang diangkat yaitu “Ayo…!! Kenali dan Catat Warisan Budaya Tak Benda”, kegiatan ini menghadirkan beberapa akademisi sebagai narasumber. Narasumber yang pertama adalah Dr. Ismail Ruslan – dosen IAIN Pontianak - yang membahas mengenai “Generasi Muda dan Budaya” dilanjutkan oleh paparan dari Donatinaus BSEP, M.Hum, Dosen FISIP Untan yang membahas mengenai “Pengenalan dan Pencatatan Budaya Daerah : WBTB dan Persoalannya” sebagai narasumber kedua. Selanjutnya makalah “Teknik Pengumpulan Data Kebudayaan” akan dipaparkan oleh Dr. Yusriadi dari IAIN Pontianak dan “Pencatatan Warisan Budaya Bidang Kesenian” akan disampaikan oleh Ismunandar, S.Sn, M.Pd dari Universitas Tanjungpura sebagai narasumber ketiga dan keempat. Agar lebih interaktif, kegiatan ini tidak hanya mendengarkan paparan dari narasumber saja namun juga dilakukan diskusi kelompok dan presentasi mengenai pencatatan WBTB. Kegiatan yang melibatkan kalangan mahasiswa ini patut diapresiasi karena hal ini merupakan langkah awal untuk menjadikan generasi muda sebagai ujung tombak pencatatan WBTB di masa depan. Adm.