UNGKAPAN TRADISIONAL YANG BERKAITAN DENGAN SILA-SILA DALAM PANCASILA

Pengarang: 

F. SYAMSUDDIN, R. NONSARI, TADJUDDIN NOOR, M. NAPIS B.S

Penerbit: 

DEPARTEMEN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN

Tahun Terbit: 

1983/1984

Daerah/Wilayah: 
Lampung
Rak: 

UNG - 398 (390-399)

ISSN/ISBN: 

-

Jumlah Halaman: 
163

Ungkapan tradisional daerah Lampung beradat pesisir (saibatin) logat A diantaranya Ati-Atikak Bukhejeki, Gegoh Hakhebuk Dilambung Tuhot. Ungkapan ini merupakan pendidikan kebesaran jiwa kepada para pemimpin masyarakat, terutama pemuka adat, serta menanamkan jiwa kejujuran, keadilan dalam memangku tugas yang dibebankan masyarakat kepada kita. Sedangkan ungkapan tradisional daerah Lampung beradat pepadun logat O diantaranya Akik Piring Selusin Pandai Segitukan. Ungkapan ini merupakan suatu nasehat, anjuran atau petuah dari orang tua kepada anaknya atau orang lain membiasakan diri tidak saling ganggu dengan saudaranya sendiri maupun orang lain, sehingga dapat dipelihara hubungan yang baik di dalam keluarga maupun antar semua umat manusia.

UNGKAPAN TRADISIONAL YANG BERKAITAN DENGAN SILA-SILA DALAM PANCASILA