MENGENAL ULOS

Pengarang: 

TITIT LESTARI

Penerbit: 

BPSNT BANDA ACEH

Tahun Terbit: 

2010

Daerah/Wilayah: 
Sumatera Utara
Rak: 

RKE - 746.1 (740-749)

ISSN/ISBN: 

978-979-9164-87-2

Jumlah Halaman: 
34

Ulos adalah kain tenun khas Batak. Pada awalnya, ulos ini digunakan pakaian sehari-hari masyarakat Batak. Bila dipakai oleh laki-laki bagian atasnya disebut hande-hande, bagian bawah disebut singkot, sebagai penutup kepala disebut tali-tali, bulang-bulang atau detar. Sedangkan jika dipakai oleh perempuan bagian bawah disebut haen, yang dipakai hingga batas dada. Untuk menutup punggung disebut hoba-hoba dan dipakai berupa selendang disebut ampe-ampe, untuk tutup kepala disebut saong.  Apabila seorang wanita menggendong anak, ulos yang digunakan disebut parompa dan penutup punggung disebut hohop-hohop. Ulos merupakan selembar kain yang dibuat dengan cara ditenun sebagai kerajinan yang dikerjakan oleh kaum wanita dengan berbagai pola dan aturan-aturan. Keragaman ulos pun bermacam-macam, diantaranya ulos ragi hidup, ulos jugia, ragi hotang, ulos sadum, ulos runjat, ulos sibolang, ulos suri-suri ganjang, ulos mangiring, ulos bintang maratur, ulos situluntuho, ulos jungkit. Didalam keberagaman ulos tersebut, terdapat corak dan motif yang berbeda-beda dan penggunaannya pun dipakai untuk keperluan yang berbeda.