RABBANI WAHID BENTUK SENI ISLAM DI ACEH

Pengarang: 

ASLAM NUR, ABDUL MANAN, RUSLAN, CUT ZAHRINA, SUDIRMAN

Penerbit: 

BPNB BANDA ACEH

Tahun Terbit: 

2012

Daerah/Wilayah: 
Nanggroe Aceh Darussalam
Rak: 

RKE - 793.3 (790-799)

ISSN/ISBN: 

978-602-9457-16-2

Jumlah Halaman: 
167

Tari Rabbani Wahid merupakan seni tari yang penamaannya baru dimulai sejak tahun 1988 oleh T.M. Daud Gade di Desa Sangso Kecamatan Samalanga Kabupaten Bireuen, Aceh. Tari ini dipengaruhi oleh tradisi Meugrob salah satu kesenian tradisional Aceh yang berkembang di wilayah Samalanga, baik dari segi gerak tarinya maupun syair radat yang mengiringi gerak tarinya. Tari Rabbani Wahid merupakan seni tari Islam yang dipengaruhi oleh gerak Meugrob yang gerakannya terdiri dari rateb duek dan rateb dheung. Makna simbolik dari gerak tari ini adalah gerak horizontal yang merupakan simbol berjamaah, terpimpin dan saling membantu. Tari Rabbani Wahid memiliki fungsi sosial budaya yang berhubungan erat dengan pelaksanaan ibadah, mensyiarkan keesaan Allah dan dakwah, hiburan, menyambut hari raya, maulid, sunat rasul dan acara perkawinan. Selain itu tari ini juga berfungsi sebagai identitas kolegtif masyarakat Sango yang bangga terhadap Rabbani Wahid. Rabbani Wahid juga berfungsi sebagai sarana pendapatan ekonomi masyarakat dan lain-lain.