S.P NAPITUPULU, JINTAR MANURUNG, MARDYAN GINTING, MUH. BADIRIN, O. SITOMORANG, H. SIRAIT, T. SILALAHI
DEPARTEMEN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
1997
ART-722.4 (720-729)
-
Buku Arsitektur Tradisional Sumatera Utara memuat uraian tentang jenis bangunan yang ada di daerah Sumatera Utara, baik itu bangunan rumah tempat tinggal, rumah ibadah, rumah tempat musyawarah dan rumah tempat untuk menyimpan. Selain itu, diuraikan pula tentang proses mendirikan bangunan, mulai dari persiapan, tahap pekerjaan, pembuatan dan pemasangan ragam hias serta beberapa upacara yang dilaksanakan berkaitan dengan pendirian bangunan tersebut. Mengenai arsitektur tradisional Karo di dalam suatu kampung, ternyata tidak saja dalam bentuk rumah adat, tetapi biasanya bertambah dengan bangunan lainnya sebagai satelit yang ada hubungannya dengan rumah adat. Seperti dengan adanya lumbung untuk menyimpan padi geritan (untuk bangunan pemujaan) untuk menyimpan tengkorak kepala dari keluarga di rumah tersebut (bagi yang berkesanggupan mendirikannya). Lesung sebagai tempat menumbuk padi untuk penduduk kampung. Jadi jelas, bahawa pada umumnya rumah adat biasanya selalu didampingi dengan bangunan-bangunan sesuai dengan kebutuhan pangan, pemujaan, kekeluargaan, dan kebutuhan pengadaan untuk sehari-hari.