TIM PENULIS
BALAI PELESTARIAN KEBUDAYAAN WILAYAH XIX
2025
BUL - 002.07 (000-009)
1411-2930
Pada edisi kali ini Buletin Somba Opu mengangkat tema yang erat kaitannya dengan kehidupan sehari-hari yaitu “Pangan Lokal, Identitas Kita”. Tema ini membuka ruang selebar-lebarnya terhadap artikel yang berkaitan dengan kebudayaan dan lintas disiplin ilmu. Pangan lokal bukan hanya sekedar bahan makanan, tetapi representasi dari perjalanan sejarah, kearifan, dan identitas budaya suatu masyarakat. Bagaimana masyarakat mendapatkan bahan pangan yang setiap daerah memiliki kekayaan kuliner dan sumber pangan yang khas. Di masa sekarang di tengah arus globalisasi berbagai pangan lokalpun tidak serta merta muncul secara tiba-tiba, melainkan diwariskan oleh para leluhur yang memiliki nilai-nilai di dalamnya. Melalui buletin Somba Opu, mengajak pembaca untuk menggali kembali kekayaan pangan lokal, yang tidak hanya sebagai kebutuhan dasar, tetapi menjadi simbol jati diri dan identitas bangsa. Ada sepuluh artikel yang terdapat dalam buletin ini diantaranya (1) Gastronomi Serba Hitam di Wilayah Bekas Vorstenlanden oleh Indra Fibiona & Mawaddatul Khusna Rizqika; (2) Dari Pangi ke Pamarrasan : Kuah Hitam Sebagai Simbol Warisan dan Identitas Toraja oleh Tirstan Anugerah Ranus; (3) Jejak Islam Dalam Tradisi Kuliner Lokal: Signifikasi Burasa’ Pada Perayaan Hari Raya Masyarakat Bugis – Makassar oleh Azwar &Abdur Hamdi Usman; (4) Bubur Podas: Bubur Podas: Cermin Identitas, Kebersamaan, dan Ketahanan Budaya Masyarakat Melayu Pesisir Tanjungbalai oleh Syafaruddin Marpaung; (5) Tawaro, Nadi Kehidupan Tana Luwu: Merajut Kembali Identitas Pangan Yang Terlupakan oleh Pardomuan Robinson Sihombing; dan lain-lain.