(BUKAN) GENERASI TERAKHIR JEJAK PELESTARIAN BUDAYA TIONGHOA DI KALIMANTAN BARAT 

Pengarang: 

ARIES MUNANDAR

Penerbit: 

PUSTAKA RUMAH ALOY

Tahun Terbit: 

2017

Daerah/Wilayah: 
Kalimantan Barat
Rak: 

KSB - 305.8.390 (300-309)

ISSN/ISBN: 

978-602-6555-71-7

Jumlah Halaman: 
110

Buku ini diajak untuk membaca jejak perjalanan dan penempatan masyarakat Tionghoa dulu dan hari ini baik itu memahami kisah orang Tionghoa masa kolonial di Kalimantan Barat dari sudut pandang jurnalis. Disini juga menawarkan informasi aktual pernak-pernik Tionghoa masa kini di Kota Pontianak dan Singkawang dari perspektif ekonomi, seperti kerajinan keramik motif Tiongkok di Sedau, Singkawang, yang masih mempertahankan produksi tanpa modernisasi. Buku ini mengajak untuk merasakan sensasi warna-warni lampion. Tambahan lagi, semarak Imlek atau dikenal juga Sin Cia yang disertai dengan percikan bunga api membentuk beragam konfigurasi, warna, serta dentuman suara keras membuat susana Singkawang dan Pontianak menjadi istimewa. Sisi menarik lagi dari karangan khas Aries Munandar dalam buku ini yaitu bercerita tentang pesinden Tiochiu generasi terakhir. Alhasil buku ini mengajak pembaca untuk mengenal yayasan sosial masyarakat Tionghoa yang ada di Kalimantan Barat. Yayasan ini menjadi garda terdepan dalam melestarikan kebudayaan Tionghoa di Kalimantan Barat. Buku yang berjudul (Bukan) Generasi Terakhir Jejak Pelestarian ini menjadi penting untuk melihat aksi dan pergerakan sosial budaya yayasan dalam mengapresiasi budaya leluhur dari Tiongkok di tanah Kalimantan Barat.

(BUKAN) GENERASI TERAKHIR JEJAK PELESTARIAN BUDAYA TIONGHOA DI KALIMANTAN BARAT