FARADJE' RITUAL BERSIH NEGERI DARI SEGALA MACAM MARABAHAYA DI KALANGAN MASYARAKAT MELAYU KABUPATEN SANGGAU

Pengarang: 

TOMI

Daerah/Wilayah: 
Kalimantan Barat
Rak: 

TDK - 390 (390-399)

ISSN/ISBN: 

-

Jumlah Halaman: 
148

Faradje’ Pasaka Negeri adalah suatu aktivitas yang berbentuk iring-iringan atau kirab yang melibatkan sejumlah orang dengan kegiatan tertentu sebagai ikhtiar atau usaha guna membersihkan, menjaga dan melindungi sesuatu yang sakral atau suci yang merupakan titipan amanah dari nenek moyang agar tidak rusak atau berubah kesuciannya baik dari unsur-unsur negatif yang telah ada didalam maupun dari unsur-unsur negatif dari luar. Adapun Tolak Ajong atau Adat Bebuang merupakan adat tradisi yang bertujuan untuk mendapat petunjuk tentang hajatan atau pekerjaan; sebagai media membuang penyakit, bencana dan malapetaka atau biasa disebt dengan istilah Tolak Bala; dan Media penyambung silaturahim dengan salasilah leluhur atau keturunan. Dari ritual-ritual adat tersebut kental dengan roh ke Tsufian dan Tassawuf. Ritual Faradje’ ini dilaksanakan juga pada saat hendak menyambut hari besar agama seperti 1 Syawal, 1 Muharram dan hari besar lainnya. Dalam penyambutan tanggal 1 Syawal dahulunya terdapat adat ritual tersendiri yaitu berupa ritual pelemparan ketupat, sungkui atau azan yang dibuat dalam bentuk kecil. Sistim pelemparan tersebut diarahkan melewati bumbung rumah-rumah kampung yang sebelumnya para pelaksana ritual tersebut beramai-ramai berjalan mengitari wilayah kampung. Dan untuk penyambutan tanggal 1 Muharram bersambung hingga pada penanggalan hari Assyura’ yaitu dengan melaksanakan ritual zikir massal dan bersama-sama memakan bubur Assyura’.

 

FARADJE' RITUAL BERSIH NEGERI DARI SEGALA MACAM MARABAHAYA DI KALANGAN MASYARAKAT MELAYU KABUPATEN SANGGAU