SITA ROHANA
BPSNT TANJUNG PINANG
2008
UUA - 392 (390-399)
978-979-1281-22-5
Upacara tradisional merupakan bentuk ekspresi budaya yang merangkum unsur-usur keagamaan dan kepercayaan yang berkembang dalam suatu masyarakat. Dalam masyarakat Melayu di Siak, yang menjadi objek sekaligus subyek penelitian ini, upacara tradisional yang dipaparkan kental dengan pengaruh Islam. Hal ini dapat dimaklumi karena Islam merupakan sendi penting dalam kebudayaan Melayu pada umumnya. Namun, upacara tradisional ini dalam banyak hal juga belum menghilangkan nilai-nilai lokal setempat. Upacara tradisional yang dibahas dalam buku ini berkaitan dengan siklus hidup yang dijalani manusia, yaitu dari lahir sampai menikah. Dalam perjalanan ini manusia menghadapi masa peralihan antara satu tahap menuju tahap berikutnya, misalnya masa kehamilan menjelang kelahiran, masa kanak-kanak menuju kedewasaan dan masa lajang menuju perkawinan. Masa-masa inilah yang dianggap rawan gangguan, karena seperti berdiri sebelah kaki di tahap yang lama dengan kaki sebelah lagi di tahap yang baru, berada disini dan disana, tapi keduanya sama-sama tidak mapan. Upacara tradisional menjalankan fungsi sosial dalam mempersiapkan seorang individu dalam menjalani tahapan kehidupan baru dalam masyarakat, secara lahir maupun batin.