ADAT PERKAWINAN DAN KELENGKAPAN PENGANTIN BANGSAWAN KUTAI DI KUTAI KERTANEGARA KALIMANTAN TIMUR

Pengarang: 

WILIS MARYANTO

Penerbit: 

BPNB PONTIANAK

Tahun Terbit: 

2011

Daerah/Wilayah: 
Kalimantan Timur
Rak: 

UUA - 392.5 (390-399)

ISSN/ISBN: 

978-602-7942-66-0

Jumlah Halaman: 
56

Upacara adat perkawinan bangsawan Kutai merupakan pencerminan dari identitas bangsa yang penuh dengan nilai-nilai, baik nilai estetis, nilai religi dan nilai filosofis yang sangat tinggi. Perkawinan yang dilarang menurut golongan Bangsawan Kutai Kertanegara adalah perkawinan yang memiliki hubungan darah langsung atau hubungan darah terdekat, seperti salah satunya adalah antara saudara sepupu sekali. Bangsawan Kutai di dalam perkawinan sangat memperhatikan sekali kesetaraan derajat, yaitu harus sama-sama memiliki keturunan darah putih atau keturunan golongan bangsawan. Seorang anak gadis dari golongan Bangsawan Kutai didalam perkawinan harus memiliki seorang suami yang sama-sama dari golongan Bangsawan. Sedangkan seorang anak laki-laki bisa saja memiliki istri yang bukan dari golongan Bangsawan Kutai atau dari masyarakat umum. Tata cara perkawinan Bangsawan Kutai sangat panjang sekali mulai dari proses pelamaran, akad nikah, upacara adat sampai dengan acara setelah upacara perkawinan. Hal ini sudah menjadi tradisi yang diwariskan oleh leluhur mereka dari zaman dahulu dan hingga sekarang masih tetap terpelihara dengan baik.

 

ADAT PERKAWINAN DAN KELENGKAPAN PENGANTIN BANGSAWAN KUTAI DI KUTAI KERTANEGARA KALIMANTAN TIMUR