MOELYONO SASTRONARYATMO
DEPARTEMEN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
1981
1.4(000-09
BABAD PACINA V
Terjadilah pertempuran sengit wadya bala Mantaram bersama dengan barisan Cina melawan barisan kumpeni. Desak-mendesak, serang-menyerang, tembak-menembak, namun akhirnya orang Cina dan wadya Mantaram bubar berhamburan. Dilaporkan tentang kekalahan tersebut, Sunan Kuning melarikan diri, maksudnya untuk mengungsi ke Semarang. Dikejar-kejar oleh wadya Kartasura, namun yang mengejar kehilangan lacak. Tentara kumpeni juga mengejar, tetapi tak ada hasilnya. Kemudian kumpeni memutuskan untuk pergi ke Mantaram. Keadaan di kota sepi; Sunan Kuning juga tidak ada disitu. Ditanyakan kepada orang yang tinggal di kota, mereka itupun tidak tahu dengan tepat ke mana Sang Sunan melarikan diri.