NY. E. K. HANAFIE SULAIMAN
DEPARTEMEN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
1986
2.3(300-31
DAMPAK MODERNISASI TERHADAP HUBUNGAN KEKERABATAN DAERAH SULAWESI TENGAH
Hubungan kekerabatan yang bersifat sosial ekonomi dalam rumah tangga mempunyai pola tertentu dalam suatu masyarakat. Bagaimana pola hubungan kekerabatan dalam rumah tangga misalnya hubungan antara suami dan istri, hubungan ayah dan anak-anak, hubungan antara ibu dan anak-anak, hubungan sesama anak-anak, hubungan antara keluarga inti rumah tangga dan anggota rumah tangga lainnya, khusus pada masyarakat suku Kaili di Sulawesi Tengah. Pola hubungan kekerabatan dalam rumah tangga tergantung pada jumlah anggota rumah tangga yang ada. Jumlah anggota rumah tangga pada setiap masyarakat berbeda-beda kadang-kadang anggota rumah tangga di perkotaan lebih banyak dari pada di pedesaan. Suatu kedudukan biasanya dikaitkan dengan peranan. Peranan meliputi sikap-sikap dan tingkah laku yang dikenakan kepada siapa saja orang-orang yang menduduki suatu kedudukan. Setiap kedudukan berhubungan dengan peranan tertentu, sepanjang penampilan dalam bentuk tingkah laku, maka suatu peranan adalah segi dinamis dari kedudukan. Demikianlah dalam setiap masyarakat kedudukan tertentu dari seorang laki-laki dalam satu keluarga misalnya dia sebagai kepala keluarga dan peranannya adalah sesuai dengan kedudukannnya itu. Pergeseran kedudukan dan peranan seseorang hanya dapat di ketahui apabila telah membandingkan antara kedudukan dan peranan pada masa lalu dan masa kini.