P. SUSILO SASTROSUWIGNYO
DEPARTEMEN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN TIMOR TIMUR
1995/1996
2.3(300-31
DAMPAK PEMBANGUNAN EKONOMI (PASAR) TERHADAP KEHIDUPAN SOSIAL DI DAERAH TIMOR TIMUR
Sistem ekonomi tradisional pada masa pendudukan Portugis di pulau Timor hampir tidak mengalami perubahan, karena pemerintah Portugis kurang memperhatikan kesejahteraan rakyat. Masyarakat maish menggantungkan hidupnya pada pertanian perladangan dan peternakan yang secara tradisional dilaksanakan oleh para pendahulunya. Guna menciptakan sistem perladangan yang dinamis telah diadakan inventarisasi potensi di setiap daerah agar memanfaatkan seoptimal mungkin. Usaha ini berkaitan erat dengan pendapatan, pemenuhan kebutuhan dan kesempatan kerja. Masyarakat desa Bahu yang masih agraris tradisional, mempunyai potensi untuk dikembangkan sebagai petani yang lebih intensif.