GEGURITAN PAN BUNGKLING

Pengarang: 

DRS. I. GUSTI NGURAH BAGUS

Penerbit: 

DEPARTEMEN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN JAKARTA

Tahun Terbit: 

1986

Daerah/Wilayah: 
Bali
Rak: 

1.6(000-09

GEGURITAN PAN BUNGKLING

Geguritan Pan Bungkling adalah sebuah Geguritan yang cukup terkenal di Bali. Pan Bungkling adalah seorang tokoh yang pandai, penuh akal serta pandai bersilat lidah. Ia diam di sebuah desa sebelah Utara Sigogo. Karena kepandaiannya bersilat lidah serta dengan tipu dayanya ia sanggup menundukkan Ida Gede Gangga seorang ahli adat upacara agama. Demikian pula halnya De Senggu Tangi seorang akhli sastra tak sanggup menjawab pertanyaan-pertanyaan yang dilontarkan oleh Pan Bungkling. Kepandauan Pan Bungkling ini di dengar oleh Gusti Agung pemimpin di Pemaron. Gusti Agung ingin mempertemukan Pan Bungkling dengan Tandurahim. Tandurahim tak sanggup menandingi Pan Bungkling bersilat lidah dan akhirnya Tandurahim marah serta menantang Pan Bungkling untuk berkelahi. Tandurahim dapat dibunuhnya. Kematian Tandurahim didengar oleh raja Mekah. Raja marah dan menyuruh menundukkan pemimpin di Pemaron. Rencana penyerangan raja Mekah terdengar oleh I Gusti Agung. Ia bersiap-siap untuk menghadapinya. Gusti Agung minta bantuan ke Jagatra yaitu kepada raja Jaya Singa. Dengan daya upaya Pan Bungkling, musuh yang datang menyerang dapat ditaklukkannya. Atas bantuan Jagatra raja Mekah terbunuh.