THE HISTORY OF DAYAK  SEBAGAI DEKLARASI IDENTITAS DARI VARUNA -DVIPA HINGGA NUSANTARA

Pengarang: 

TIWI ETIKA DAN MASRI SAREB PUTRA

Penerbit: 

LEMBAGA LITERASI DAYAK

Tahun Terbit: 

2025

Daerah/Wilayah: 
Kalimantan Tengah
Rak: 

GEO - 910.9 (910-919)

ISSN/ISBN: 

9786 2358 90104

Jumlah Halaman: 
384

Di tulis dua ilmuan Dayak “ dari dalam “, The History of Dayak adalah kristalisasi puluhan tahun yang dikatapengantari seorang profesor Dayak. Menarasikan dalam sebuah kitab sejarah manusia di Borneo tidak lagi sekedar teka teki migrasi, melaikan mosaik panjang yang terhubung dengan bukti arkeologis berusia puluhan ribu tahun. Penemuan “ Deep Skiill “ di Gua Niah, Serawak, yang berumur sekitar 40.000 tahun menjadi salah satu bukti terkuat bahwa nenek moyang Dayak telah mendiami pulau ini jauh sebelum teori migrasi dari Yunnan muncul. Penelitian terkini, termasuk kajian DNA purba, memperlihatkan keseimbangan genetikdengan populasi Dayak masa kini. Fakta ini menggurkan dugaan bahwa Dayak adalah “ pendatang “, menegaskan meraka sebagai penduduk asli Borneo yang membangun peradapan sendiri. Bukti ini menelusuri perdebatan panjang asal usul Dayak dengan mengurai bukti arkeologi, linguistik, hingga tradisi lisan. Dari ekskapasiGua Niah yang sampelnya diteliti hingga Nevada,analisis Jessica Manser yang menolak teori migrasi Austronesia, hingga kajian Robert blust dan Peter Bellwood tentang kompleksitas linguitikAustronesia, semua dirangkum dengan jernih. Penulis mengajak pembaca menyusuri jejak sejarah, dari alat batu prasejarah hingga jaringan perdaganan besi, dari dengeng asal usul Lundayeh, Iban, dan Kanayatn hinga tafsir kontemperer tentang identitas Dayak di era modern. The History of Dayak bukan hanya catatan akademis, melaikan sebuah perjalanan intelektual dan kultural. Ia hadir sebagai pusaka pertama, sekaligus babon di bidangnya. Ditulis dengan gaya populer yang tetap menjaga kedalaman analisis, buku ini penting bagi siapa pun yang ingin memahami Dayak bukan sebagai “ penghuni pinggiran “, melaikan sebagai inti dari sejarah Asia Tenggara.