TOTO SUCIPTO, BAMBANG MOH. WAHYU, HERMANA, HERU ERWANTORO, LASMIYATI, RIA ANDAYANI SOMANTRI
DEPARTEMEN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
1996/1997
IISA - 305 (300-309)
-
Pola dan corak interaksi antaretnik pada masyarakat kota yang majemuk dipengaruhi oleh ada atau tidaknya kebudayaan dominan. Corak interaksi antaretnik dan intraetnik di lokasi penelitian berbentuk kerja sama, persaingan dan konflik. Interaksi tersebut dipengaruhi oleh sistem nilai budaya masing-masing kelompok etnik, peranan orang tertentu atau tokoh masyarakat yang sangat berpengaruh, perebutan sumber daya yang terbatas dan berharga, dan ada atau tidaknya stereotif etnik. Konflik antarsuku bangsa pada umumnya timbul dari prasangka atau stereotif etnik yang cenderung negatif. Potensi yang menunjang persatuan dan kesatuan dalam mekanisme yang mengatur hubungan sosial berupa seperangkat nilai yang dapat dijumpai pada setiap kelompok etnik, antara lain sikap hormat menghormati, saling menghargai, ramah tamah, gotong royong, tenggang rasa, musyawarah untuk mufakat, rasa setia kawan, toleransi, jujur, adil, dan bijaksana. Di samping nilai-nilai positif tersebut, ikatan primordial yang relatif masih sangat kuat pada berbagai etnik tetap menjadi sumber konflik yang cukup potensial.