ISI DAN KELENGKAPAN RUMAH TANGGA TRADISIONAL MENURUT TUJUAN, FUNGSI DAN KEGUNAAN SUKU BATAK TOBA, DAERAH TAPANULI UTARA SUMATERA UTARA

Pengarang: 

TIM PENULIS

Penerbit: 

DEPARTEMEN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN

Tahun Terbit: 

1990

Daerah/Wilayah: 
Sumatera Utara
Rak: 

PRT - 683.8 (680-689)

ISSN/ISBN: 

-

Jumlah Halaman: 
112

Isi dan kelengkapan rumah tangga tradisional dapat merupakan gambaran kebutuhan dari anggota rumah tangga. Tetapi kebutuhan tidak selamanya menentukan terhadap isi dan kelengkapan dari suatu rumah tangga tradisional. Kenyataan ini dapat ditemui pada masyarakat desa Lumban Gaol dan desa Pandumaan. Karena mata pencaharian kedua desa tersebut pertanian, jadi perlengkapan rumah tangga yang dibutuhkan berhubungan erat dengan kebutuhannya yaitu terkait dengan alat-alat pertanian. Di samping untuk memenuhi kebutuhan sarana pertanian, juga peralatan untuk makan dan minum, pakaian, dan alat-alat lain. Banyak sedikitnya jumlah serta tinggi rendahnya mutu peralatan itu tergantung kepada kemampuan dari rumah tangga yang bersangkutan. Pada masyarakat Lumban Gaol, dimana kebutuhan itu bisa tercermin pada isi dan kelengkapan rumah tangga. Bahkan ada kalanya berlebihan, terbukti dari adanya peralatan yang bisa dipinjamkan kepada keluarga lain apabila ada upacara. Sebaliknya, pada masyarakat Pandumaan, dimana penghasilan besar, tetapi tidak ada tercermin di dalam isi dan kelengkapan dari rumah tangga itu sendiri. Alat-alat pertanian di kedua desa ini tidak banyak dipengaruhi pengembangan teknologi baru, khususnya masyarakat desa Pandumaan. mereka sangat senang memakai peralatan yang masih bersifat tradisional seperti cangkul, bajak, rogo, auga, dan sebagainya. Berbeda dengan desa Lumban Gaol, disini sudah ada traktor tangan, kipas, dan lain-lain.