TIM PENYUSUN
BALAI KONSERVASI BOROBUDUR
2016
050 (050-059)
1978-8584
Penerbitan Jurnal Borobudur ini merupakan salah satu upaya untuk terus mneingkatkan pelestarian cagar budaya di Indonesia. Berbagai artikel yang disajikan diharapkan dapat menajdi sumber rujukan dalam melaksanakan pelestarian Edisi pertama tahun 2016 ini kembali menghadirkan tujuh judul kajian dengan berbagai topik yang berbeda. Sebagai artikel pembuka Strategi Konservasi Berbasis Masyarakat Pada Kompleks Situs Gua Prasejarah Bellae Kabupaten Pangkep, Provinsi Sulawesi Selatan oleh Dewi Susanti. Dilanjutkan dengan artikel berjudul Kajian Keterawatan Lukisan Gua Prasejarah di Kawasan Karst Maros Pangkep oleh Yadi Mulyadi, dkk. Pemanfaatan Teknologi Terestrial Laser Scanner Untuk Perekaman Data dan Pendokumentasian Tiga Dimensi (3D) Lukisan Cadas Pada Gua-Gua Prasejarah Di Indonesia (Studi Kasus : Kawasan Karst Sangkulirang Mangkalihat Kalimantan Timur) oleh Brahmantara. Validasi Metode Penentuan Kalsium Pada Sampel Air Filter Layer Secara Automatik Titrasi di Balai Konservasi Borobudur oleh Yorfan Ruwindya dan Riyanto. Pengaruh Umur Pohon, Bonita dan Posisi Aksial Batang Terhadap Kekerasan dan Kualitas Kayu Jati Sebagai Bahan Konstruksi oleh Yustinus Suranto, dkk. Dilema Pelestarian Rumah Adat Kudus oleh Fr. Dian Ekarini. Dan terakhir adalah artikel Permasalahan Pendaftaran dan Penetapan Cagar Budaya di Tingkat Pemerintah Daerah; Kinerja Program Pendukungan Pendaftaran dan Penetapan Cagar Budaya Direktorat Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman Hingga September 2016 oleh Yosua Adrian Pasaribu.