KALIMAT

Pengarang: 

SRY SATRIYA TJATUR WISNU SASANGKA

Penerbit: 

BADAN PENGEMBANGAN BAHASA DAN PERBUKUAN

Tahun Terbit: 

2019

Daerah/Wilayah: 
Daerah Khusus Ibukota Jakarta
Rak: 

BAH - 499.221 (490-499)

ISSN/ISBN: 

-

Jumlah Halaman: 
97

Pembahasan kalimat mencakup pembahasan unsur pembentuknya, yaitu frasa dan klausa. Selain kedua hal tersebut, dalam buku ini membahas pula kalimat dan kalimat efektif. Frasa adalah kelompok kata yang terdiri atas unsur inti dan unsur keterangan yang tidak melampaui batas fungsi sintaksis. Artinya, frasa tidak dapat menduduki dua fungsi sekaligus yang berbeda dalam kalimat, misalnya satu frasa menduduki fungsi subjek dan predikat. Frasa terdiri atas dua kata atau lebih. Berdasarkan urutan komponen pembentuknya, frasa dibedakan menajdi frasa endosentris dan frasa ekosenris. Klausa merupakan satuan gramatikal yang berupa kelompok kata, yang sekurang-kurangnya terdiri atas subjek dan predikat, dan yang berpotensi menjadi kalimat. Sementara itu, kalimat adalah satuan bahasa terkecil yang dapat mengungkapkan pikiran yang utuh atau setiap tuturan yang dapat mengungkapkan pikiran yang utuh atau setiap tuturan yang dapat mengungkapkan satuan informasi secara lengkap. Kalimat bahasa Indonesia dapat dibedakan menjadi kalimat simpleks, kompleks, majemuk, dan majemuk kompleks. Kalimat efektif adalah kalimat yang dapat mengungkapkan gagasan sesuai dengan yang diharapkan oleh penulis atau pembicara. Kalimat efektif harus bercirikan kelugasan, ketepatan, dan kejelasan disamping ciri yang lain, seperti kehematan dan kesejajaran.