KEBERADAAN PAGUYUBAN-PAGUYUBAN ETNIS DI DAERAH PERANTAUAN DALAM MENUNJANG PEMBINAAN PERSATUAN DAN KESATUAN (KASUS PERANTAUAN ETNIK JAWA DI TANJUNG PINANG)

Pengarang: 

WISNU SUBAGIJO, SINDU GALBA

Penerbit: 

DEPARTEMEN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN

Tahun Terbit: 

1999/2000

Daerah/Wilayah: 
Kepulauan Riau
Rak: 

FPK - 305.8 (300-309)

ISSN/ISBN: 

-

Jumlah Halaman: 
92

Kota Tanjungpinang di samping kota administratif juga merupakan ibukota Kabupaten Kepulauan Riau. Hubungan budaya antara kelompok-kelompok etnik yang terdapat di wilayah ini sudah berlangsung lama. Salah satu bentuk adaptasi adalah munculnya berbagai macam paguyuban atau ikatan kedaerahan di antara para warga masyarakatnya. Di sisi lain, keberadaan paguyuban di Tanjungpinang dapat berfungsi sebagai sarana pengenalan budaya. Melalui paguyuban-paguyuban yang ada masyarakat dari etnis lain secara tidak langsung dapat mengenal budaya-budaya di luar budaya suku bangsanya. Munculnya berbagai paguyuban etnik kedaerahan di Tanjungpinang sangat bermanfaat baik bagi perantau itu sendiri, pemerintah daerah asal, maupun pemerintah daerah tujuan. Disamping sebagai penyelamat para perantau sedaerah asal paguyuban juga dapat berfungsi sebagai arena dan sarana pengenalan budaya orang lain.