PANTUN SIMASIKIN

Tahun Terbit: 

2024

Daerah/Wilayah: 
Kalimantan Barat
Rak: 

CER - 398.23 (390-399)

ISSN/ISBN: 

-

Pantun Simasikin merupakan cerita rakyat yang berasal dari Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat. Simasikin merupakan anak muda yang hidup bersama ibunya di lingkungan suku Dayak Embaloh. Dengan menjalani kehidupan yang serba sulit dan kebingungan akhirnya ia memutuskan untuk membawa pedang bapaknya ke pasar, dikarenakan pada zaman dulu transaksi jual beli dilakukan dengan barter. Ada beberapa kali transaksi dilakukan oleh Simasikin karena tidak berhasil, diantaranya melakukan barter dengan menjual pedang dengan telur, karena telur tidak menetas untuk menghasilkan ayam kemudian telur itu dijual dengan ditukarkan menjadi ayam. Tetapi tidak berhasil juga karena ayam tersebut tak kunjung bertelur karena tidak ada ayam jantan. Akhirnya ia kembali membawa induk ayam itu dengan lempok durian. Pada suatu ketika, Simasikin pergi ke taman dan melihat ramai anak-anak sedang berpantun. Dan akhirnya ia sangat kegirangan dikarenakan mendapatkan ide untuk menjual pantun sambil berperahu, karena transportasi pada zaman dahulu adalah perahu.