PENGUKUHAN NILAI-NILAI BUDAYA MELALUI LAGU-LAGU PERMAINAN RAKYAT (PADA MASYARAKAT SUNDA)

Pengarang: 

H. AHMAD YUNUS, SITI MARIA, KENCANA S. PELAWI

Penerbit: 

DEPARTEMEN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN

Tahun Terbit: 

1993

Daerah/Wilayah: 
Jawa Barat
Rak: 

RKE - 782.4 (780-789)

ISSN/ISBN: 

-

Jumlah Halaman: 
60

Lagu-lagu permainan atau ”kakawihan barudak” (nyanyian anak-anak) Sunda yang hidup dan berkembang dalam tradisi lisan telah dikenal sejak lama hingga kini. Hal ini terbukti dari banyaknya ”kakahwin barudak” yang baru muncul dan dikenal masyarakat luas. Karena lagu-lagu permainan atau nyanyian anak-anak adalah sebagai salah satu cara dalam menanamkan nilai-nilai budaya kepada anak-anak. Nyanyian tersebut mempunyai kadar komunikasi yang sangat tinggi dalam arti sebagai salah satu sarana untuk menyampaikan nilai-nilai luhur yang berupa pesan-pesan dan harapan-harapan. Lagu-lagu permainan atau nyanyian anak ini biasanya mengandung nilai-nilai agama, moral, pendidikan, etika hidup dan sebagainya. Hal ini merupakan ungkapan dalam menanamkan pendidikan baik secara langsung maupun tidak langsung. Nilai-nilai luhur yang terkandung dalam lagu-lagu permainan atau nyanyian anak-anak pada masyarakat Sunda seperti nilai pendidikan dan tentang pengetahuan merupakan suatu kesatuan didalam penanaman pendidikan. Melalui perwujudan kakawihan barudak Sunda nampak kearifan orang Sunda dan cermin bahasa budaya yang mengandung nilai-nilai universal seperti gembira, sengsara, suka, duka, baik, buruk, benar, salah, hidup, maut, dan unsur-unsur lain yang merupakan suatu keutuhan sehingga menjadi suatu jalinan yang terpadu dan sering dicerminkan dalam kehidupan.