PERAN HAJI RAIS BIN HAJI ABDURRAHMAN DALAM MEMBANGUN KESADARAN NASIONALISME RAKYAT MELALUI PERS (1923-1942)

Pengarang: 

PUTRI RAHMADINI

Tahun Terbit: 

2025

Daerah/Wilayah: 
Kalimantan Barat
Rak: 

BSL - 920.5 (920-929)

ISSN/ISBN: 

-

Jumlah Halaman: 
154

Haji Rais Bin Haji Abdurrahman merupakan tokoh pergerakan asal Pontianak yang lahir pada tahun 1904 di Parit Mayor, Pontianak Timur.  Ia tumbuh dalam keluarga religius, memperoleh pendidikan Belanda, serta aktif merantau ke Jakarta untuk menimba pengalaman dan belajar mengenai pers. Peran beliau dalam membangun kesadaran nasionalisme melalui pers sangat menonjol. Ia terlibat aktif sebagai penulis dan redaktur di surat kabar Halilintar (1923-1924), Borneo Barat (1938), dan majalah Kesadaran (1939). Tulisan-tulisannya mencerminkan pendekatan intelektual, yang kuat dan tegas dalam menyuarakan pendekatan intelektual, yang kuat dan tegas dalam menyuarakan semangat kebangsaan. Pers dijadikan sebagai alat perjuangan non-fisik yang efektif dalam menyebarkan ide-ide pembebasan dan emansipasi rakyat Kalimantan Barat. Dampak perjuangan Haji Rais melalui pers terlihat pada munculnya keberanian rakyat untuk mengemukakan pendapat serta membentuk kesadaran nasionalisme rakyat khususnya dalam konteks emansipasi perempuan, mendorong kemajuan organisasi pergerakan dan tumbuhnya kesadaran ekonomi rakyat. Media yang beliau kelola mendukung aktivitas organisasi seperti Sarekat Rakyat, Parindra, dan PAB sebagai sarana penyebaran ideologi dan solidaritas kolektif. Rubrik surat kabar juga berkontribusi dalam mendorong partisipasi masyarakat dalam bidang pendidikan, kesehatan, dan perdagangan. Hal ini membuktikan bahwa pers tidak hanya berperan sebagai sarana komunikasi, tetapi juga sebagai instrumen pemberdayaan dan pembentukan identitas nasional di tengah masyarakat kolonial.