PERANAN MEDIA MASSA PADA MASA PERJUANGAN MEMPERTAHANKAN KEMERDEKAAN RI DI ACEH 1945-1949

Pengarang: 

SUDIRMAN

Penerbit: 

BPSNT BANDA ACEH

Tahun Terbit: 

2012

Daerah/Wilayah: 
Nanggroe Aceh Darussalam
Rak: 

SUA - 959.8 (950-959)

ISSN/ISBN: 

978-602-9457-03-2

Jumlah Halaman: 
153

Ditinjau dari kapasitas peranan dan tanggung jawab media massa dalam perjuangan mempertahankan kemerdekaan Indonesia, media massa di Aceh begitu layak mendapat tempat dalam peta sejarah perjuangan bangsa Indonesia. Peranannya ketika terjadi Agresi Belanda dan juga ketika pembentukan Pemerintah Darurat Republik Indonesia, media massa tidak hanya berfungsi sebagai media untuk menyampaikan pesan-pesan, pengumuman, bahkan interuksi-interuksi dari para pemimpin bangsa kepada para pejuang di medan perang. Agresi Militer Belanda II menyebabkan hampir seluruh wilayah Republik Indonesia dikuasai oleh Belanda, kecuali daerah Aceh. Banyak para pejuang dan pemimpin negara yang ditawan oleh Belanda sehingga mengalami kesulitan untuk melakukan perlawanan. Pada saat-saat genting seperti itu, tampillah media massa di Aceh sebagai juru penyelamat yang membantah semua berita propaganda Belanda, dan sekaligus memberitahukan bahwa Negara Republik Indonesia masih tetap utuh dengan pusat pemerintahannya di Sumatera Barat.