M. SYAMSIAR SEMAN
LEMBAGA PENGKAJIAN DAN PELESTARIAN BUDAYA BANJAR
2010
PRA - 793.4 (790-799)
979-15063-2
Sama dengan daerah-daerah lainnya di Indonesia, daerah Kalimantan Selatan memiliki berbagai ragam jenis kebudayaan, khususnya kebudayaan yang bersifat tradisional yang diwariskan secara turun temurun. Permainan tradisional tersebut ada yang khusus dilakukan oleh anak-anak baik laki-laki maupun perempuan, tetapi juga berlanjut dapat atau dilakukan pula oleh mereka yang telah remaja dan bahkan mereka yang sudah dewasa. Permainan rakyat yang dilakukan oleh anak-anak dalam usia setingkat SD, juga dimainkan oleh para remaja misalnya permainan tradisional bagasing, bakalayangan dan batungkau. Sebelum permainan dilakukan untuk suatu permainan tersebut, terdapat suatu tradisi dalam istilah khusus yang disebut “umpimpah” dan “basiun” dengan “pimsut”, yaitu semacam undian untuk menentukan siapa dia antara para pemain itu yang menang atau kalah. Permainan yang memerlukan lebih dulu dengan umpimpah dan basiun dengan pimsut, apabila pesertanya terdiri lebih dari 2 orang misalnya permainan babanga, babutaan, basimban, ba-u-upauan dan bacirak. Apabila permainan dilakukan hanya 2 orang saja, maka sebelumnya dilakukan basiun dengan pimsut, misalnya permainan babanga, bacirak, badaku, bakarat, balogo, basimban dan ba-u-upauan. Permainan tradisional lainnya tidak memerlukan adanya umpimpah dan basiun, tetapi secara langsung permainan dapat dimulai.