PERUBAHAN SOSIAL MASYARAKAT SEKITAR PERTAMBANGAN DI KABUPATEN BALANGAN PROVINSI KALIMANTAN SELATAN

Pengarang: 

SISVA MARYADI

Penerbit: 

BPNB PONTIANAK

Tahun Terbit: 

2013

Daerah/Wilayah: 
Kalimantan Selatan
Rak: 

PPK - 303.44 (300-309)

ISSN/ISBN: 

978-602-1202-54-8

Jumlah Halaman: 
80

Salah satu upaya pembangunan yang dilakukan pemerintah setempat adalah dengan cara membuka lahan pertambangan, khususnya pertambangan batubara. Dengan adanya pembangunan di bidang pertambangan batubara tersebut tentu saja akan memiliki dampak positif maupun negatif terhadap kehidupan sosial ekonomi masyarakat yang berada di sekitar areal pertambangan. Pertambangan batubara memberikan dampak positif terhadap perekonomian dan tingkat pendidikan masyarakat di sekitar pertambangan. Melalui pertambangan dapat meningkatkan pendapatan, memberikan peluang kerja dan peluang usaha sehingga dapat memperbaiki ekonomi masyarakat. Pada aspek ekonomi tingkat kesempatan kerja pertanian mengalami penurunan seiring dengan semakin menurunya luas lahan pertanian yang dimiliki oleh masyarakat, sedangkan kesempatan kerja non pertanian mengalami peningkatan seiring dengan terbukanya lapangan pekerjaan yang disediakan oleh pihak industri pertambangan. Namun kesempatan kerja di bidang pertambangan belum mampu dijangkau oleh masyarakat lokal karena rendahnya pendidikan. Mayoritas masyarakat lokal hanya bekerja sebagai buruh kasar di perusahaan pertambangan, sementara posisi karyawan swasta ditempati oleh penduduk pendatang.

Translate

One of the development efforts undertaken by the local government wa by opening mining land, especially coal mining. With the development in the coal mining sector, of course, it would have positive and negative impacts on the socio-economic life of the people living in the vicinity of the mining area. Coal mining had a positive impact on the economy and the level of education of the people around the mine. Through mining could increase income, provide employment opportunities and business opportunities so as to improve the community's economy. On the economic aspect, the level of agricultural employment had decreased along with the decline in agricultural land area owned by the community, while non-agricultural employment opportunities had increased along with the opening of jobs provided by the mining industry. However, employment opportunities in the mining sector had not been able to be reached by local communities due to low education. The majority of local people only worked as unskilled labourers in mining companies, while the position of private employees was occupied by migrant residents.