IBRAHIM BADJURI
KANTOR INFORMASI, KEBUDAYAAN DAN PARIWISATA KAB KETAPANG
2006
KBA (900-999)
-
Sejarah Kalimantan Barat pada umumnya berlatar belakang cerita rakyat. Namun cerita rakyat tak kurang pentingnya, karena bersumber dari mereka yang benar mengalaminya. Bekas kerajaan yang disebut Matan, telah diperhatikan dan melihat jalan perubahan nama digariskan sebagai berikut : Kedatangan Prabu Jaya anak Brawijaya dari Jawa, mengawini Junjung Buih telah menurunkan raja-raja berturut memerintah kerajaan yang sering berpindah-pindah lokasi dan namanya. Kerajaan ini telah dimulainya di Kuala Kandang Kerbau, berpindah ke Sukadana, kemudian pindah lagi. Kerajaan Sukadana dilanjutkan oleh Raja Akil dari Siak Indragiri. Kerajaan Tanjungpura jalan terus sambil berpindah lokasinya. Karena telah berkembang biak keturunannya, kerajaan membagi dirinya. Pangeran Agung mendirikan cabang kerajaan yang diberi nama Kerajaan Simpang mendirikan ibu kotanya di Simpang. Kerajaan Tanjungpura tetap hidup subur dan lancar. Dan akhirnya berubah nama kerajaan Matan oleh Panembahan Busrah yang telah memindahkan ibukota pemerintahannya dari Tanjugpura ke Kerta Mulia.