SISTEM GOTONG ROYONG DALAM MASYARAKAT PEDESAAN DAERAH NUSA TENGGARA TIMUR

Pengarang: 

DRS. CH. KANA

Penerbit: 

DEPARTEMEN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN

Tahun Terbit: 

1979/1980

Daerah/Wilayah: 
Nusa Tenggara Timur
Rak: 

2.3(300-31

SISTEM GOTONG ROYONG DALAM MASYARAKAT PEDESAAN DAERAH NUSA TENGGARA TIMUR

Sebagian sistem kerja bakti di Nusa Tenggara Timur berdasarkan inisiatif pihakatasan misalnya kepada desa. Dalam hal ini nampak juga bahwa keinsyafan bergotong royong berkurang sebab orang selalu berorientasi pada sistem upah yang dibayar dengan uang. Orang pergi bergotong karena takut ditindak dalam hal-hal tertentu atau tidak dilayani akan kebutuhan-kebutuhannya sebagai warga desaatau warga masyarakat oleh pihak yang berwenang.Walaupun sistem gotong royong kerja bakti itu telah mengalami perubahan dan kelemahan dalampelaksanaannya, sistem gotong royong tersebut masih juga dilaksanakan. Berkurangnya semangat kerja bakti dalam arti yang asli tidak menimpa seluruh warga tetapi hanya berlaku bagi sebagian orang.