SOSIALISASI PADA PERKAMMPUNGAN YANG ISKIN DI KOTAMADYA MANADO (STRUKTUR KELUARGA DAN SOSIALISASI)

Pengarang: 

RINO S. NIHE, A. SIGARLAKI, P.H. KOAGOUW, R.S. NIHE, H. LUMANOW

Penerbit: 

DEPARTEMEN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN

Tahun Terbit: 

1983/1984

Daerah/Wilayah: 
Sulawesi Utara
Rak: 

SPK - 333.307.76 (330-339)

ISSN/ISBN: 

-

Jumlah Halaman: 
141

Struktur keluarga Batih di Kampung Pusat Kota yakni di Kampung Sindulang II keluarga masih lengkap yakni terdiri dari ayah dan ibu serta anak-anaknya, sedangkan sisanya sudah tidak lengkap yakni hanya terdiri dari ayah atau ibunya saja. Hal ini sudah tentu akan sangat menyulitkan proses pendidikan (sosialisasi) anak pada keluarga-keluarga ini terutama pada keluarga yang sudah tidak lengkap. Disamping itu juga ditambah lagi dengan keadaan sosial ekonomi (pendapatannya) yang tidak mencukupi serta kondisi lingkungan yang sudah tidak memungkinkan baginya untuk memperbaiki taraf hidup. Dengan demikian pendidikan (proses sosialisasi) anak-anak pada keluarga ini tidak dapat berjalan sebagaimana yang diharapkan sehingga tidak jarang pada kita menemui anak-anak dari keluarga ini yang pendidikannya hanya tamat SD bahkan ada yang tidak tamat dan tidak berpendidikan sekolah secara formal sama sekali. Ditinjau dari keadaan sosial ekonomi yaitu taraf hidup dan pendapatan keluarga luas ini, umumnya lebih baik dan lebih tinggi jika dibandingkan dengan keluarga-keluarga batih. Sedangkan jumlah anggota keluarganya, lebih banyak dan lebih besar dari jumlah anggota keluarga pada keluarga-keluarga batih. Hal ini berarti lebih banyak orang yang dapat membantu dalam segi pendidikan sebagai proses sosialisasi anak sehingga proses tersebut dapat berjalan dengan baik. Makin lengkap struktur suatu keluarga makin baik pula keadaan ekonominya. Sebaliknya pula, makin kurangnya jumlah anggota keluarganya, makin baik pula proses sosialisasi terhadap anak di dalam keluarga-keluarga tersebut.

SOSIALISASI PADA PERKAMMPUNGAN YANG ISKIN DI KOTAMADYA MANADO (STRUKTUR KELUARGA DAN SOSIALISASI)