PEMBAYUN SULISTYORINI, ANITA, HERIANAH
BALAI KAJIAN SEJARAH DAN NILAI TRADISIONAL
2000
959.8.305.8 (SEJARAH)
-
Dalam sejarahnya Suku Lanting menyimpan suatu misteri yang sampai sekarang belum dapat dipecahkan. Suatu peristiwa sejarah telah terjadi di Suku Lanting pada masa lalu. Dimana menurut cerita rakyat yang ada dan diyakini oleh masyarakat setempat, Suku Lanting pernah berdiri sebuah kerajaan yang diperintah oleh seorang Panembahan dan wilayah Suku Lanting masuk kedalam kekuasaan kerajaan Pontianak. Bukti-bukti yang menunjukkan tentang keberadaan dari kerajaan Suku Lanting telah mengalami kehancuran, sehingga bangunan-bangunan fisik yang merupakan monumen penting bagi Suku Lanting tidak dapat dilihat lagi dan hanya tinggal kenangan. Keberadaan Suku Lanting pada masa lalu telah menorehkan tinta pada lembaran sejarah di Kalimantan Barat bahwa Suku Lanting merupakan wilayah atau daerah yang mempunyai peranan penting dalam jalur pelayaran dan perdagangan di Sungai Kapuas. Hal ini dapat dibuktikan dari berbagai aktivitas yang tercermin pada peninggalan-peninggalan masa lalunya. Bukti-bukti itu meliputi berbagai aspek, antara lain Geografi, Perdagangan, Adanya pengaruh agama Islam melalui kedatangan para musafir yang mempengaruhi perkembangan masyarakat Suku Lanting karena Agama Islam diterima baik oleh masyarakat. Perkembangan masyarakat Suku Lanting juga didukung adanya Tao Pek Kong sebagai tempat pemujaan orang-orang Cina, tempat pemujaan Datuk Usman, tempat pemujaan Dewi Mambang Kuning dan komplek Pemakaman Muslim yang menjadi tujuan bagi masyarakat Suku Lanting maupun masyarakat yang berasal dari daerah-daerah lain untuk melakukan ziarah ataupun melakukan pemujaan.