WUJUD GOTONG ROYONG PADA MASYARAKAT KAMPUNG LENGANENG KABUPATEN KEPULAUAN SANGIHE PRPINSI SULAWESI UTARA

Pengarang: 

MARIA E. TANGKILISAN

Penerbit: 

BALAI PELESTARIAN SEJARAH DAN NILAI TRADISIONAL MANADO

Tahun Terbit: 

2011

Daerah/Wilayah: 
Sulawesi Utara
Rak: 

SGR - 302.3 (300-309)

ISSN/ISBN: 

978-602-9313-02-4

Jumlah Halaman: 
125

Masyarakat Kampung Lenganeng adalah masyarakat Suku Bangsa Sangihe yang bertempat tinggal di dataran tinggi Kepulauan Sangihe. Masyarakat memiliki pandangan bahwa kesejahteraan hidup dapat menjamin dengan terselenggaranya hubungan yang baik antar sesama anggota masyarakat maupun kelompok. Hal ini dapat terlihat dari sikap dan perilaku mereka, yang memegang konsep hidup “Kere Tatuwong pepato sumombo mangsendidang” yang memiliki arti selalu bergandengan tangan. Dari pandangan ini mereka tunjukkan dalam kehidupan sehari-hari sifat-sifat kerja bersama dalam menyelesaikan pekerjaan yang dipedomani oleh nilai-nilai kebersamaan yang terkandung dalam unkapan “Meraki pato tumundo mapia boleng balang sengkahindo” atau sehati, sepakat dan sekerja. Gotong royong tolong menolong mengandung nilai-nilai sebagai perekat dalam mempersatukan warga masyarakat sekaligus mempertahankan budaya tolong menolong.

WUJUD GOTONG ROYONG PADA MASYARAKAT KAMPUNG LENGANENG KABUPATEN KEPULAUAN SANGIHE PRPINSI SULAWESI UTARA