Kerajaan Pontianak sebuah kerajaan yang paling akhir didirikan di Kalimantan Barat. Kerajaan Pontianak berkembang menjadi kota perdagangan yang ramai dan telah mengalami pergantian pemerintahan sebanyak delapan sultan sampai akhirnya status kesultanannya di hapus. Kerajaan Pontianak didirikan pada tanggal 23 Oktober 1771, kemudian di bangun kembali oleh Sultan Syarif Muhammad Al Kadri pada tahu…
Upacara Robo-Robo bagi masyarakat melayu Pontianak merupakan unsur budaya yang dihayati karena di dalam budaya tersebut mengandung nilai-nilai dan norma-norma yang sangat sakral, disamping mempunyai makna sebagai perwujudan rasa syukur dan permohonan kepada Tuhan Yang Maha Kuasa untuk keselamatan dan kesejahteraan bagi keluarga maupun masyarakat yang bersangkutan. Upacara Robo-Robo diselenggara…
Secara umum, struktur suku dayak Bukit tergolong egaliterian, tidak mengenal adanya tingkatan atau strata sosial yang terdapat pada masyarakat yang mengenal golongan bangsawan dan rakyat jelata. Masyarakat Dayak Bukit mengenal adat perkawinan yang diturunkan oleh Ne' Matas. Dari adat perkawinan terungkap bahwa perkawinan dapat dilakukan apabila dari hasil baosol (menyelusuri asal-usul) dalam ke…
Buku yang berjudul Perubahan Sosial Ekonomi Masyarakat Banjar Di Kalimantan Selatan ini berbentuk bunga rampai dalam perspektif sejarah. Didalam buku ini menyajikan serangkaian fakta sejarah sosial yang menarik dari berkembangnya sistem ekonomi. Ada 3 (tiga) tulisan yang disajikan dalam buku ini, meliputi (1) Perubahan Sosial Pada Masyarakat Pendulang Intan di Cempaka oleh Hendraswati; (2) Per…
Sejarah Kerajaan Landak tidak dapat berdiri sendiri tanpa dikaitkan dengan kerajaan-kerajaan lain yang ada di Kalimantan Barat karena masing-masing kerajaan saling berhubungan dan terkait satu sama lain. Kerajaan Landak tidak juga terlepas dari intrik-intrik politik mulai dari masalah perbatasan wilayah dengan kerajaan-kerajaan lain seperti Kerajaan Mempawah dan Kerajaan Pontianak. Perlawanan K…
Masyarakat Dusun Aruk, desa Sebunga berasal dari Suku Dayak Bekatik di daerah Kabupaten Bengkayang yang telah bermigrasi untuk mencari tempat yang aman dari pengacau, serta mencari lahan yang luas dan subur pada masa pengayauan. Pengikisan adat budaya suku Dayak Bekatik di wilayah Desa Sebunga dominan disebabkan faktor intern, yaitu perilaku suku itu sendiri yang tidak berupaya melestarikan ada…
Penduduk Kecamatan Sebatik mayoritas suku Bugis dan suku Tidung. Adat budaya asli suku Bugis dan Tidung di Kecamatan Sebatik mengalami krisis, karena tidak lagi dilaksanakan secara utuh. Sistem kekerabatan berjalan dengan baik meskipun kompetensi dalam perekonomian terus berlangsung. Proses akulturasi dan asimilasi budaya asing berlangsung secara alamiah, fenomena ini disebabkan karena proses i…